Tampilkan postingan dengan label suassuna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suassuna. Tampilkan semua postingan

Kamis, Mei 14, 2009

Gerakan dalam Capoeira

Ada banyak sekali gerakan dalam capoeira. bahkan saking banyaknya menjadi tak terhitung. :d silahkan hitung sendiri kalo bisa. belum lagi jumlah variasi gerakan dari grupo grupo yang berbeda...bikin pusing deh :# . berikut adalah sebuah website iseng yang menampilkan gerakan-gerakan dasar dari capoeira. silahkan kilik eh klik aja dan lihat sendiri. gerakannya cukup banyak, meskipun ada beberapa gerakan yang agak berbeda. hal ini disebabkan karena perbedaan grupo yang akhirnya menyebabkan sedikit variasi dari gerakan-gerakan tersebut. Tapi walaupun begitu, kita masih bisa menjadikannya sebagai bahan acuan untuk perbendaharaan gerakan capoeira kita.
selamat belajar dan semoga bermanfaat untuk para capoeirista. :L
peringatan gerakan ini cuma sebagai acuan dalam mengenal gerakan dasar dari capoeira. jangan sekali-kali meniru gerakan di sini tanpa adanya pengawas atau guru. bisa mbahaya... :c

KLIK DISINI

Read More......

Selasa, Mei 12, 2009

What is capoeira?


What is capoeira?

ini adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab bagi anda yang belum pernah melihat atau mendengar Capoeira.

Capoeira sering digambarkan sebagai sebuah budaya. Jadi apa yang didefinisikan sebagai budaya? Budaya yang di dalamnya termasuk lagu khas, taraian yang dilakukan, yang memiliki latar belakang sejarah dan juga memiliki tradisi yang terhubung dengannya. Capoeira menyangkut semuanya. Seperti halnya budaya, suatu gabungan dari semua kesenian di dalamnya yang tak terpisahkan. Sama dengan Capoeira.

Capoeira adalah seni beladiri, yang mencakup tari dan ritme ke dalamnya. Ada juga akrobatik, handstands, flips, berbagai jenis salto dan banyak lagi. Serangan dalam capoeira kebanyakan terdiri dari berbagai jenis tendangan.hampir tak ada serangan yang menggunakan tangan. gerakan menyerang dari lawan dihindari bukannya ditangkis.

Semua ini dilakukan dengan musik. Musik ini adalah musik yang khas dari capoeira, dengan instrumen utamanya; berimbau.

Sejauh ini, berimbau adalah sebuah alat musik yang sangat berperan dalam capoeira.Ada banyak ritme yang dapat dimainkan dengan berimbau. Walaupun hanya menggunakan satu senar,berimbau memainkan peranan yang luar biasa dalam mengatur ritme musik. jumlah ritmenya adalah tak terbatas selama imajinasi Anda digunakan. Selain instrumen, semua Capoeiristas di roda harus bertepuk tangan dengan ritme yang sesuai dengan yang dimainkan berimbau. selain itu, ada beberapa alat lainnya yang digunakan yaitu atabaque (conga drum), pandeiro (sejenis rebana), dan agogo (conga bels).


gerakan tari dasar dalam capoeira adalah gingga. Ini adalah gerakan menyamping dari semua serangan yang bersifat menghindar dan mengelak dari semua serangan yang datang. Tidak ada tangkisan aktif dalam Capoeira. Anda diajarkan untuk melakukan segala macam gerakan yang bersifat menghindar.
Capoeira praktek orang-orang yang dipanggil Capoeiristas. Untuk maju dalam Capoeira Anda tidak hanya harus mengetahui gerakan dan strategi bertarung, tetapi Anda juga harus mampu bernyanyi lagu (dalam bahasa Portugis) dan memainkan instrumen. Faktor lain yang penting adalah bagaimana Anda melakukannya di roda.

lingkaran ini disebut roda. Di kepala lingkaran ada orang yang bermain berimbau, dengan instrumen lain disebelahnya. Dua Capoeiristas berjongkok di depan Berimbau terus tangan satu sama lain untuk beberapa waktu. Kemudian permainan dimulai. Aturan-aturan saat berada dalam roda adalah: "Tidak ada aturan". Pergunakan imajinasi, usahakan permainan tetap mengalir. Itulah keindahan Capoeira, ketidakteraturan. Setiap gerakan dapat dihubungkan satu sama lain untuk menjadi tari yang sangat indah. walaupun tidak ada aturan di roda, kode etik berikut harus selalu ditaati, di dalm, maupun di luar roda:

1. Hormati lawan anda.
2. Setiap kesalahan yang Anda lakukan harus diinterpretasikan sebagai pelajaran.
3.jangan pernah lepaskan pandangan anda dari lawan. kelicikan karena ketidakwaspadaan lawan dibenarkan dalam roda.jangan pernah menganggap orang dalam roda adalah teman, semuanya harus diwaspadai. jangan sampai anda diserang dementara anda tidak dalam keadaan siap untuk diserang. jangan pernah lengah. jangan lepaskan pandangan anda dari lawan walaupun sedetik.

Read More......

espirro mirim, genius from Fortaleza


Marcos Antonio Lopes de Sousa dilahirkan pada tahun 1964, Fortaleza, Brazil. Dia mulai berlatih Capoeira pada tahun 1979 dengan Mestre Everaldo di Fortaleza, dimana pada tahun 1981 ia terpilih menjadi capoerista terbaik di daerahnya. Pada tahun 1984 ia memutuskan untuk pindah ke São Paulo untuk berlatih dengan Mestre Suassuna. Dia diberikan pangkat Mestre (lulusan pertama) pada tahun 1991. Sejak saat itu dia telah melakukan perjalanan di seluruh dunia, mengunjungi berbagai kelompok dan mendirikan Cordão de Ouro di beberapa negara. Saat ini ia tinggal di Belanda ia mengajar kelompok di sana.


Read More......

Jumat, Mei 08, 2009

Jogo, arena berlatih para capoeiristas


Capoeira adalah bentuk seni yang terdiri dari gerakan, musik, dan unsur-unsur filsafat praktis. Salah satu inti dari Capoeira adalah 'jogo' atau permainan fisik yang disebut Jogo de Capoeira (permainan Capoeira) atau cukup disebut Jogo. Selama ini menjadi ritual pertarungan, dua capoeiristas (pemain dari Capoeira) saling bergantian menyerang dan bertahan dalam arus konstan sambil belajar dan tata cara yang benar tentang capoeira.

Jogo adalah permainan yang dilakukan oleh para capoeiristas untuk melatih gerakan capoeira, jogo dilakukan di dalam roda (baca:hoda). Hoda adalah sebuah lingkaran yang dibentuk oleh para capoeiristas untuk menjadi pembatas arena pertarungan para capoeristas yang akan bermain. Pada zaman dahulu roda ini berfungsi untuk menghalangi pandangan dari luar tentang apa yang mereka lakukan di dalam lingkaran tersebut (waktu para budak berencana untuk memberontak untuk menghalangi pandangan para penjaga). Bahkan roda menjadi suatu arena untuk membuktikan siapa yang lebih jago antara capoeiristas. Dahulu, banyak capoeiristas yang tewas saat bertarung dalam roda.

Roda capoeira terdiri atas orang-orang yang berbaris membentuk lingkaran dan di salah satu sisinya terdapa para pemusik yang memainkan alat-alat musik capoeira.

Kedua pemain berusaha untuk mengontrol ruang dan membingungkan lawan dengan tipu daya gerakan. Selama Jogo, capoeiristas mencari kekuatan dan kelemahan diri dan musuhnya, dan memanfaatkannya. Memang terkadang terasa lelah dan membosankan.Tetapi walaupun begitu jogo ini penting untuk proses ekspresi pribadi, refleksi diri dan pertumbuhan. Jogo juga merupakan refleksi diri seseorang di dalam kehidupan secara luas.

Kecepatan dan karakter dari Jogo biasanya ditentukan oleh berbagai rhythms dari berimbau, satu-tali busur, yang dianggap sebagai simbol utama dari bentuk seni ini. Berimbau adalah yang dilengkapi dengan pandeiro (rebana), atabaque (drum), agogo (double bell), dan reco-reco (semacam tabung dari anyaman bamboo yang di dalamnya berisi kerikil kecil) untuk membentuk sebuah simponi. Musik memberikan inspirasi dan memberi nuansa mistis. Sementara bernyanyi bersama dalam seperti sebuah dialog antara capoeiristas yang di luar dan didalam lingkaran.

Read More......

Kamis, Mei 07, 2009

Father of capoeira Regional_^BIMBA^

Putra Luiz Machado Cândido dan Maria Martinha bernama Manuel dos Reis Machado lebih dikenal sebagai Mestre Bimba (November 23, 1900 - February 15, 1974) lahir di "Bairro do Engenho Velho" di Salvador, Brazil. Nama panggilan "Bimba" muncul karena adanya perdebatan antara ibunya dan bidan selama kelahiran. ibunya bertaruh bahwa yang akan lahir adalah seorang gadis dan bidan bertaruh bahwa yang lahir akan laki-laki. Setelah ia dilahirkan, bidan mengatakan ...it's a boy, look at his "bimba" (organ seksual laki-laki).

Dia mulai belajar Capoeira saat ia 12 tahun, dengan capitão da Companhia Baiana de Navegação (Navigasi Captain) dari Estrada das Boiadas (sekarang bairro da Liberdade) di Salvador bernama Bentinho, walaupun, pada masa itu, Capoeira itu masih merupaka olahraga terlarang. Suatau saat nanti ia akan dikenal sebagai salah satu legenda capoeira yang mengembangkan Capoeira kontemporer yaitu Regional. Yang lain akan Mestre Pastinha, ayah dari Capoeira Angola.
Pada usia 18 tahun, Bimba merasa bahwa Capoeira telah kehilangan identitasnya sebagai seni beladiri dan perlawanan, menjadi kesenian semata. Dan gerakannya dibatasi menjadi hanya sembilan gerakan. Saat itu, Bimba yang mulai mengambil gerakan dari Capoeira fights asli dan ditambahkan gerakan bertarung lain dari Afrika yang disebut Batuque (sejenis kuncian dan pittingan)yang ia pelajari sendiri dari ayahnya (yang seorang juara), serta memperkenalkan gerakan yang dibuat oleh dirinya sendiri. Ini merupakan awal dari perkembangan Capoeira Regional.
Pada tahun 1928, sebuah babak baru dalam sejarah Capoeira dimulai, dan juga perubahan dalam cara orang hitam (dari keturunan Afrika, dibawa ke Brazil sebagai budak). Setelah menunjukkan capoeiranya di istana Bahia pada Gubernur (waktu itu) Juracy Magalhães pada tahun 1930-an. Maka capoeira diakui sebagai olah raga dan kesenian resmi dari Brazil.
Mestre Bimba mendirikan sekolah Capoeira pertama di tahun 1932, bernama akademi-escola de Capoeira Regional, di Engenho dari Brotas Salvador. Sebelumnya, Capoeira hanyalah sebuah permainan "anak-anak kampung/jalanan". Sementara masih dilarang untuk orang-orang kelas atas, untuk memperbaiki nama capoeira yang saat itu menjadi olahraga yang berbahya dan digunakan oleh para penjahat, maka Bimba menetapkan standar yang baru untuk seni bela diri yang satu ini.
Siswanya harus mengenakan pakaian yang bersih, seragam putih, menunjukkan bukti orang beradab, menunjukkan sikap yang baik dan banyak standar lainnya. Sampai akhirnya capoeira bimba menjadi lebih mendapatkan 'pandangan' dari masyarakat menengah keatas.
Pada tahun 1936, Bimba menantang semua orang dari beladiri manapun untuk menghadapinya. Ada empat orang yang terpilih, yaitu Benedito Vitor Lopes, Henrique Bahia, José Custódio dos Santos (Ze I) dan Americo Ciencia. Dan ternyata Bimba berhasil mengalahkannya dengan sedikit waktu dan gerakan.
Pada tahun 1937, dia yang memperoleh sertifikat dewan pendidikan Negara. Setelah Ia menunjukkan capoeiranya di hadapa presiden Brazil waktu itu, Getúlio Dorneles Vargas.
Pada tahun 1942, Mestre Bimba membuka sekolah keduanya di "Terreiro de Jesus - rua das Laranjeiras" (sekarang) "rua Francisco Muniz Barreto". Sekolah samapai saat ini masih tetap dibuka dan diawasi oleh para muridnya, "Vermelho. Dia juga mengajarkan Capoeira pada tentara dan polisi di akademi militer. Dia kemudian dianggap "bapak Capoeira modern".
Tokoh-tokoh yang penting (murid-murid Bimba) diantaranya Dr Joaquim de Araújo Lima (Ex-Governador dari Guaporé), Jaime Tavares, Rui Gouveia, Alberto Barreto, Jaime Machado, Delsimar Cavalvanti, César SA, Decio Seabra, José Sisnando dan banyak murid mestre bimba yang lainnya.
Mestre Bimba adalah ABK di kapal pengangkut batu bara, tukang kayu, kuli panggul di pelabuhan. Tetapi yang pasti dia adalah Capoeirista. Merasa tidak senang dengan janji-janji palsu dan kurangnya dukungan dari pihak yang berwenang di Bahia, ia pindah ke Goiania pada tahun 1973 atas undangan dari bekas muridnya. Dia meninggal satu tahun kemudian, pada 15 Februari 1974 di RS das Clínicas de Goiania karena terkena stroke.
Bimba mengembalikan capoeira kepada hakikatnya, yaitu sebagai suatu seni bela diri. Untuk Bimba, Capoeira adalah seni bertarung. tetapi "peperangan" harus dihentikan.
Mestre Bimba berjuang selama hidupnya untuk apa yang dia percayai, "Capoeira" dan berhasil. Setelah dia meninggal pada tahun 1974, salah satu dari anaknya yaitu Mestre Nenel (Manoel Nascimento Machado), yang masih berumur 14 tahun, mengambil alih akademi Capoeira ayahnya. Nenel masih memegang teguh warisan budaya dan sejarah dari ayahnya dan dia adalah Presiden Filhos de Bimba School of Capoeira.

Read More......

Suassuna_sang jenius pendiri Cordao de Ouro


Reinaldo Ramos Suassuna juga dikenal sebagai Mestre Suassuna, lahir di Bahia, Brasil pada tahun 1938 di Ilhéus dan dibesarkan di Itabuna, mulai berlatih Capoeira, sebuah seni beladiri Afro-Brasil yang pada awalnya dikembangkan oleh budak Afrika di Brazil, di awal 1950-an. Karena adanya cacat fisik di kakinya, dokter tidak membolehkan ia melibatkan diri dalam olahraga yang menggunakan kaki (sepak bola). Terpengaruh oleh kedua temannya Suassuna memulai praktek seni beladiri ini.

Suassuna menyatakan bahwa pada awalnya ia tidak menyukai Capoeira sama sekali. Karena dia mengalami kesulitan mempelajari ginga dan gerakannya yang luwes dan tidak memahami ritme saat menyanyikan lagi-lagu capoeira. Namun seiring berjalannya waktu dia mulai menikmati Capoeira dan berlatih secara serius. Bahkan karena keseriusannya, ibunya menganggap Suassuna sakit.
Saat Suassuna memulai berlatih capoeira, ia tidak bergabung dengan salah satu grupo, tetapi sebaliknya, ia belajar untuk menyukai Capoeira secara keseluruhan, apakah itu angola atau regional. Dia bertemu dengan orang-orang dari akademi Mestre Bimba dan Mestre Pastinha. Dia berpartisipasi dalam presentasi di Salvador, Brasil dengan Canjiquinha, Gato, Caicara ... dan semua ini telah menjadi dasar yang sangat baik untuk mengembangkan karirnya seperti sekarang ini : pengakuan internasional.

Pada awal tahun 1960-an, Suassuna memukau dengan presentasinya tentang capoeira di Bahia, karenanya dia banyak diundang untuk berpresentasi di luar dan dalam ngeri. Pada tahun 1965, setelah kedua temannya menyarankan ia untuk pergi ke Sao Paulo, dia meninggalkan Bahia dan pergi ke “land of the rain” itu dengan tujuan membuka akademi dan menyerahkan seluruh kehidupannya untuk ber-Capoeira. Misinya adalah untuk mengembangkan Capoeira sebagai gaya hidup dan capoeira sebagai olahraga. Pada awalnya ia sangat angkuh, dia jauh dari teman-temannya, ia bekerja di banyak profesi, yang membuatnya mengalami kesulitan keuangan. Setelah banyak perjuangan, ia bertemu dengan beberapa orang dari Itabuna yang mengenalkan Freita Ze's Academy padanya. lokasinya di Sao Paulo, Brasil. Itu adalah di mana dia bertemu ‘Brazilia’. Pada tahun 1967, bersama dengan ‘Brazilia’, ia mendirikan "Associacao Capoeira de Cordão de Ouro".
Saat ini Suassuna adalah seorang tokoh capoeira yang dihormati dan disayangi. Dia sangat bangga melihat bahwa gruponya disusun dengan baik dan penuh kreativitas, dengan anggota yang tersebar di seluruh dunia. Beliau Banyak mengisi berbagai presentasi, menjadi ketua grupo Cordão de Ouro, pencipta dan pengembang "Miudinho", dan sering melakukan lokakarya dan seminar di Brazil dan di seluruh dunia.

Diperoleh dari "http://en.wikipedia.org/wiki/Reinaldo_Ramos_Suassuna"


Read More......

  © Blogger templates 'Sunshine' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP